operasi lilin

Operasi Lilin Siap Digelar, 217 ribu Personil Gabungan Diterjunkan

Untuk kurangi mobilisasi dan menahan penyebaran covid-19 di Indonesia, kepolisian akan melangsungkan Operasi Lilin saat liburan tahun akhir 2021 atau Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca Juga  4 Hal Dasar Belajar Trading Komoditi untuk Pemula

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, operasi itu diadakan mulai 20 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 guna menanggapi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021.

Syarat Perjalanan Saat Operasi Lilin

“Untuk Polri bersama rekan-rekan lainnya akan menggelar kegiatan operasi lilin, dari tanggal 20 Desember sampai 2 Januari 2022,” kata Dedi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga  Pemula, Perhatikan 5 Hal ini Sebelum Memulai Trading

Dedi menjelaskan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan jajarannya untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan operasi lilin itu.

Implementasinya ialah polisi akan membangun posko-posko PPKM skala micro yang hendak atur keluar masuknya warga sepanjang Nataru. Sepanjang PPKM tingkat 3 Polri akan membangun Posko atau Posko Cek Poin sepanjang Operasi Lilin 2021 di semua pintu keluar tol hingga perbatasan wilayah.

Baca Juga  PPKM di Luar Jawa-Bali, Masyarakat Dapat Beras 10 Kg

“Jadi setiap masyarakat yang akan bepergian itu harus melalui posko PPKM skala Mikro,” ucapnya.

Posko cek poin itu akan bekerja untuk mengonfirmasi Surat Keluar Masuk atau Surat Keterangan Mudik (SKM) para pengendara yang hendak keluar kota. Pengendara yang tidak membawa SKM disuruh untuk swab antigen sampai PCR.

“Nanti SKM dikeluarkan oleh Ketua RT yakni surat keterangan bepergian. Kemudian Polri juga di seluruh-seluruh pintu-pintu tol, dan jalur-jalur akses tertentu perbatasan antar wilayah itu ada pos sebagai cek poin,” kata Dedi.

Baca Juga  Tentang Fatwa Haram Kripto, Begini Tanggapan Pengembang Lokal

“Nah, di situ nanti juga akan dicek disitu apakah masyarakat yang bepergian memiliki SKM,” tambah dia

Nanti bakal ada 217 ribu personil gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub sampai Satuan tugas Covid-19 yang diturunkan untuk menjaga penyelamatan sepanjang liburan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.